Jumat, 27 Agustus 2010

Resep sederhana Jelly buah untuk berbuka puasa



Jelly buah

Bahan :
1 bungkus jelly (disarankan rasa strawberry)
8 sendok makan gula pasir (atau sesuai selera)
1 buah jeruk medan manis (kupas, buang isinya)
5 buah strawberry (potong sedang)
200ml air
susu kental manis (bisa coklat atau putih)
sirup strawberry atau cocopandan

Cara memasak :
  • Tuang jelly dan gula dalam panci kecil, beri air lalu aduk rata
  • masak adonan jelly dalam api kecil sambil terus aduk, biarkan hingga setengah mendidih, akan mulai terlihat buih putih
  • masukkan buah jeruk dan strawberry nya, aduk-aduk sebentar. jaga api agar adonan jelly tidak meluap saat mendidih
  • setelah mendidih, angkat adonan jelly tersebut dan dinginkan sebentar
  • setelah 3 menit, tuangkan acid dan aduk-aduk rata (acid sudah ada dalam kemasan jelly)
  • cetak jelly pada cetakan agar-agar (untuk si kecil, carilah cetakan lucu bergambar binatang/bunga agar lebih menarik selera)
  • setelah jelly dingin, bisa dimasukkan dalam kulkas agar mempercepat proses pengerasan
  • setelah dingin dan keras,jelly siap disajikan dengan sedikit siraman sirup dan susu diatasnya sesuai selera(disarankan tidak terlalu banyak karena sudah manis)
  • selamat mencoba dan memodifikasi sesuai selera
(by susan)
Ramadhan dalam tradisi bali
• By Nurlis Effendi

Kerukunan beragama sangat tergambar di Bali yang sebagian besar penduduknya beragama Hindu. Pulau Dewata yang dua kali diluluhlantakkan bom bunuh diri teroris ini sangat menghargai keyakinan yang berbeda.

Itulah sebabnya, umat Islam yang termasuk golongan minoritas bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan tenang di bulan Ramadan ini. Ritual yang sesuai ajaran Islam berjalan dengan baik, begitu juga tradisi adat Bali tetap hidup.

Lihatlah Masjid Muhajirin, Kepaon, Denpasar, Bali. Adalah tradisi bernama megibung, artinya makan bersama-sama dalam satu wadah. megibung sebenarnya tradisi Bali yang mengandung makna kebersamaan. Umat Hindu di sana juga kerap mengadakan ritual ini.

Makanan yang disajikan tentu khas Bali. Base genep yang artinya bumbu lengkap mendominasi makanan-makanan yang tersaji, misalnya masakan ayam base genep, plecing, dan samba matah. Tentu tak ketinggalan bubur bali dan lotong kuah.

Muslim Bali mengadakan megibung setiap khatam 30 juz Al Qur’an. Dilaksanakan setelah buka puasa, diawali dengan buka bersama. Setelah salat magrib megibung pun berlangsung.

Masjid Muhajirin, tempat megibung, adalah masjid bersejarah. Berdiri sejak abad XVIII, di mihrabnya tertera 1326 H. Nama Mujahirin berasal dari pendirinya, para pendatang muslim di Sanur.

Konon, pendatang itu adalah prajurit pelarian. Raja Badung meminta bantuan mereka ketika melawan musuhnya di Bali. Jejak jasa prajurit muslim ini bisa dilihat saat Puri Pemecutan menggelar upacara yang selalu menggelar tarian Rodat. Tarian ini menggambarkan pasukan muslim berperang sambil bersalawat.

Raja Badung menebus jasa itu dengan sebidang tanah untuk didirikan perkampungan. Hingga sekarang, antarumat berbeda keyakinan ini sudah menganggap sesamanya sebagai saudara.

Setiap kali ada acara di kampung muslim selalu dihadiri tokoh penting di Bali termasuk Cokorda Pemecutan. Begitu juga ketika hari raya Galungan yang dirayakan umat Hindu. Pada saat Nyepi, umat Islam membantu pengamanan agar kegiatan warga muslim tidak mengganggu ritual penyepian.

"Keyakinan kami memang berbeda, tetapi kami bersaudara," kata Putu Supadma Rudana, tokoh muda pemilik Museum Rudana di Bali. Dia menunjuk filosofi adat Bali yang disebut Nyama Braya yaitu menjaga tali persaudaraan. "Menjaga hubunan dengan warga muslim adalah kewajiban adat," katanya. Warga Hindu menyebut umat Islam sebagai Nyama Selam, maksudnya saudara umat Islam.

Sejumlah tradisi Bali pun menyerap dalam setiap perayaan Islam lainnya seperti Maulud Nabi dan Isra Miraj. Pada maulud, misalnya, ada kelompok zikir yang melantunkan risalah kerasulan dengan cara makidung, yakni cara melantunkan doa-doa umat Hindu.

Ritual berikutnya adalah penapean yaitu membuat tape, penyajaan (membuat beraneka jajan), dan penampahan (memotong hewan). Beberapa istilah itu sama dengan yang digunakan umat Hindu, tapi materinya tetap ajaran Islam.

Jangan tanya soal seberapa taat mereka menjalankan ibadah, sebab mereka tak sekadar menjalankan ritual juga menanamkannya dalam nilai kehidupannya. Lihat saja di Pagayaman, Buleleng, banyak yang nyantri ke Jombang, Jawa Timur. Pegayaman berada di sebelah utara Denpasar, hanya berjarak 80 kilometer.

Di Pegayaman juga ada tradisi unik yang disebut nyenggol. Ini seperti pasar, hanya saja dilakoni para bocah. Mereka menggelar dagangan di pinggir jalan begitu usai berbuka puasa. Aneka rupa makanan ada di sini, mulai dari buah-buahan hingga sate. Harga ya jelas yang terjangkau anak-anak. Pasar ini bubar begitu suara azan salat isya.

Selain itu, ada tradisi ngejot, yaitu saling mengirimkan makanan antar umat yang dilaksanakan beberapa hari menjelang Lebaran. Makna ngejot tidak jauh beda dengan megibung. Nilai-nilai Bali tetap hidup di tengah masyarakat muslim, sebab mereka juga orang Bali.

Kehidupan di Bali memang indah, seelok alamnya.
Foto: ANTARA/Nyoman Budhiana
Sumber : yahoo.co.id

Selasa, 24 Agustus 2010

Pulau Es Baru Kajian Menarik


Kamis, 12 Agustus 2010
11:37 WIB
SHUTTERSTOCK
Kutub Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Bongkahan es yang terpisah dari gletser Greenland, dekat Kutub Utara, pada akhir pekan lalu merupakan yang terbesar dalam sejarah 50 tahun terakhir.
"Bongkahan es yang terlepas itu tidak mungkin menyatu kembali dengan gletser Greenland," kata ahli fisika lingkungan Hidayat Pawitan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Rabu (11/8/2010) di Bogor.
Menurut Hidayat, jika pecahnya bongkahan es tersebut dipengaruhi oleh sirkulasi laut global yang menghangat, semestinya sudah bisa diprediksikan hingga setahun atau lebih sebelumnya.
Jika bongkahan es itu akibat peningkatan suhu pada atmosfer, bisa berlangsung lebih cepat. "Kedua-duanya merupakan fenomena yang bisa berpengaruh," kata Hidayat.
Seperti diberitakan Reuters dan AFP, bongkahan es itu memiliki luas 260 kilometer persegi. Ketinggian yang tampak di atas permukaan diperkirakan setengah dari gedung Empire State di New York, Amerika Serikat, atau sekitar 150 meter.
Ahli ilmu dan teknologi kelautan dari Universitas Delaware, Amerika Serikat, Andreas Muenchow, mengungkapkan, bongkahan es itu terpisah dari gletser Petermann. Gletser ini merupakan satu dari dua yang terbesar yang berada di Greenland.
Muenchow memperkirakan, volume air tawar dalam bongkahan es tersebut adalah volume aliran Sungai Hudson di Delaware selama dua tahun. Volume itu juga disamakan dengan kebutuhan 120 hari publik AS akan air tawar dari keran.
Sebagai ilmuwan, Muenchow tidak bisa secara langsung memastikan penyebab bongkahan es itu akibat pemanasan global. Meskipun diketahui bahwa enam bulan pertama tahun 2010 ini merupakan masa yang terpanas.
"Aliran air laut di bawah gletser merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bongkahan es," kata Muenchow.
Minus 80 derajat celsius
Hidayat Pawitan mengutarakan, bongkahan es yang muncul ke atas permukaan air laut hanyalah 10 persen. Selebihnya, 90 persen bongkahan es tersebut ada di bawah permukaan air laut sehingga bisa mencapai kedalaman sekitar satu kilometer.
"Pusat bongkahan es memiliki suhu yang berkisar sampai minus 80 derajat celsius. Pelelehannya masih akan memakan waktu tahunan lamanya," kata Hidayat.
Mengenai sirkulasi air laut yang berpengaruh saat ini, menurut Hidayat, masih berasal dari selatan ke utara. Ini mengakibatkan tidak akan terjadi pergeseran bongkahan es.
Selain memakan waktu lama, pergeseran bongkahan es sedalam tersebut bahkan bisa terhenti karena ada kemungkinan bagian bawahnya tersangkut di dasar laut.
"Pada Desember 2010 nanti pola sirkulasi laut akan berubah dari utara ke selatan," katanya. Dengan perubahan arah arus tersebut, bongkahan es akan bergerak ke selatan dengan kecepatan amat rendah.
Menurut dia, fenomena pelelehan es atau terpisahnya bongkahan es dari gletser utama selalu terjadi sepanjang sejarah.
Dicontohkan, negara Arab Saudi bahkan sampai memanen bongkahan es dari gletser di Kutub Selatan untuk diambil kandungan air tawarnya.
"Setahu saya, Arab Saudi sudah mengembangkan penarikan bongkahan es dari gletser Kutub Selatan sejak tahun 1980-an untuk diubah menjadi cadangan air tawarnya," kata Hidayat.
Hidayat mengatakan, bongkahan es tersebut berada di antara Greenland dan Kanada. Suhu air laut yang berada di sekitar bongkahan masih memungkinkan terjadinya pembekuan sehingga massa bongkahan es membesar. (NAW)

Senin, 23 Agustus 2010

Komunitas Islam di bumi Kangguru
Inputed by admin 2010-08-13 16:12:27
el-zoya.com
Australia sebagai negara maju sekaligus menyimpan banyak keunikan budaya dan sumber daya alamnya ini telah dijadikan tujuan wisata dan pendidikan bagi orang-orang dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Sebagai negara multi kultur dan multi ras, kisah Islam di Australia pun sangat menarik disimak. Dan tahukah Anda, bahwa di negeri Kangguru itu, Islam merupakan agama terbesar kedua.
Mungkin pertanyaan yang muncul di benak Anda adalah, bagaimana Islam bisa berkembang sedemikian cepat di negara yang mayoritasnya penduduknya penganut Nasrani ini? Memang tak mudah mencari tahu data akurat tentang pertumbuhan kaum muslim di sana, tapi data terakhir pemerintah Australia menyebutkan, terdapat sekitar 375.000 muslim yang mendiami.
Sebenarnya, jika ada keharusan mencantumkan status agama dalam sensus kependudukan di Australia, mungkin jumlah ini bisa bertambah menjadi 600.000 – 700.000 jiwa. Sidney adalah salah satu kota dengan populasi muslim terbanyak, terlebih lagi ketika negara ini dimasuki oleh para imigran yang berasal dari Bosnia, Iran, Arab Saudi termasuk dari Indonesia.
Kerukunan antar umat beragama sangat kental terasa. Tampak dari bagaimana komunitas muslim bisa berbaur dengan penganut agama lainnya dengan baik. Bahkan dengan kebebasan beragama, setiap individu bisa menentukan hak dan kewajibannya sendiri.
Tidak sulit untuk menemukan mesjid di kota-kota di Australia.
Walau masih disebut kaum minoritas, tapi di sini muslim mendapat perhatian yang baik. Dapat dilihat dari banyak bermunculannya toko atau produk makanan yang mendapatkan sertifikasi halal.
Begitu juga dengan sekolah, terdapat pula sekolah Islam. Biasanya, muslim di negara ini memilih mengambil sekolah agama dan perkumpulan muslim pada hari Sabtu dan Minggu untuk menyeimbangkan ilmu yang mereka dapat.
Di Australia, mahasiswa, pegawai, bahkan polisi wanita diberikan hak untuk menggunakan hijjabnya saat bekerja dan berkegiatan, serta bebas beribadah sesuai waktu yang sudah ditentukan agama.
ARO (aldila.osman@shafco.com)
source: dari berbagai sumber

Bagi para muslimah yang berkerudung tapi ingin rambut tetap sehat, simak tips berikut

Tips Kerudung Sehat


Rabbani.co.id Rambut memang mahkota bagi siapa saja. Percayalah bahwa kalimat tersebut tidaklah berlebihan untuk menggambarkan seberapa pentingnya rambut dalam hidup seseorang. Anda pun, mau tidak mau akan mengakui bahwa rambut dapat membuat keajaiban kecil yang membuat Anda tampak lebih cantik dan menawan.

Rambut yang bersahabat, tidak hanya enak dilihat karena modelnya atau warnanya yang membuat Anda tampil cantik, tapi juga kesehatannya. Rambut yang sehat akan memancarkan kemilau rambut yang mencirikan kepribadian seseorang. Indahnya rambut alangkah lebih indah, apabila dijaga dengan cara mengenakan jilbab untuk melindungi rambut dari sengatan matahari dan polusi udara. Terlebih dengan iklim dan udara yang panas dan lembab bisa merusak keindahan rambut dan menjadi tidak sehat. Tidak perlu khawatir bagi Anda muslimah, karena fashion muslim bukan halangan. Untuk menyiasatinya tidak sulit, hanya butuh sedikit perhatian lebih untuk mahkota tersayang Anda.

• Untuk bahan kerudung Anda, sebaiknya pilih yang mudah menyerap keringat, seperti katun atau kaos. Bahan ini memiliki pori-pori besar yang memudahkan sirkulasi udara dan keringat menguap keluar tidak tertahan di dalam. Bukan berarti jilbab murah / kerudung murah memiliki kualitas rendah.

• Bila ingin tampil apik dengan kreasi kerudung yang model tumpuk, batasi lapisannya hanya sampai pada helai ke empat. Kerudung yang terlalu tebal akan membuat kulit kepala panas dan rambut lembap. Selain itu juga sebaiknya jangan terlalu sering menggunakan tumpukan kerudung ini, batasi frekwensinya. Untuk menambah informasi Anda tentang koleksi jilbab pergilah ke toko atau butik kerudung/busana muslim.

• Bagi Anda yang memiliki rambut panjang, sebaiknya pelihara rambut Anda dengan panjang tidak melebih 60cm untuk menghindari Anda harus menggulungnya dalam bentuk sanggul kecil dalam kerudung. Selain itu, sebaiknya tidak mengikat rambut terlalu kencang juga.

• Jika tidak ingin kulit kepala Anda berusaha keras berjuang melawan panas dan lembab, hindari warna gelap untuk kerudung atau jilbab. Warna gelap mudah menyerap matahari. Pilih warna terang atau putih bila Anda sering melakukan aktifitas outdoor.

• Tampil apik dengan kerudung stylist boleh-boleh saja. Walaupun hanya kerudung biasa dan harganya tidak mahal. Tidak penting Anda membelinya di toko/butik kerudung seperti apa. Tapi bila setiap hari Anda mengikat kerudung di bagian leher, berarti sirkulasi udara untuk rambut akan semakin terhambat. Lepas kerudung sehingga bagian tepinya menjuntai dan rambut dapat bernafas.

(sumber : Beberapa artikel dan buku kesehatan, penyelia : wsyahfira@yahoo.co.id )

Minggu, 22 Agustus 2010

Mencari makanan halal di ibukota Amerika ternyata ada tempat khususnya lho

Berburu Makanan Halal di Supermarket Halal Foods
Daging dan berbagai makanan halal dijual di Supermarket makanan halal di sekitar Washington D.C.
Soeprapto
Wahington D.C Minggu, 15 Agustus 2010
Foto: D. Taylor

Daging dan makanan halal banyak dicari warga Muslim di Amerika.
Bagi penduduk yang sudah tinggal lama di ibukota Amerika, Washington, D.C. dan sekitarnya, untuk mencari tempat-tempat yang menjual makanan halal tidak lagi menjadi soal. Tetapi bagi imigran pendatang baru, pertanyaan yang sering dikemukakan adalah, ” Di mana ya tempat-tempat yang menjual makanan halal, daging misalnya?”
Terus datangnya arus imigran ke daerah Washington, D.C. dan sekitarnya berarti tuntutan bagi perluasan toko-toko, restoran dan bisnis serta tempat-tempat yang menyediakan kebutuhan tertentu, terutama makanan halal. Untuk itu, Mohammad Abdul-Mateen Chida, pendiri dan pemilik toko serba ada “Halalco” di kota Falls Church, Virginia Utara, khusus menyediakan kebutuhan untuk komunitas muslim.
Dikatakannya, umat muslim di daerah pinggiran ibukota, di Virginia utara, yang ingin makanan halal saja, sekarang dapat memilih lebih dari 40 toko yang menjual daging halal, antara lain di toko Halalco itu.
Mohammad Abdul-Mateen Chida mengatakan bahwa dia sendiri dulu biasa menyembelih hewan untuk daging halal. Tetapi sekarang dia memperoleh daging halal yang dijualnya dari salah satu distributor besar. Tiga puluh tahun yang lalu tokonya adalah satu-satunya tempat yang menjual daging halal di daerah itu.
Setelah berkembang, toko itu menyediakan juga kebutuhan lain-lainnya, seperti bumbu- bumbu, berbagai buku masakan dalam berbagai bahasa, seperti Arab, Persia dan Urdu, juga buku-buku agama Islam, dan, pakaian muslim asal negara masing-masing.
Tidak banyak makanan dengan menu daging di restoran-restoran Amerika yang menyajikan daging halal.
Makanan khas Islam dari negara masing-masing pendatang , seperti kurma, beras dan kue-kue berdatangan dari negara-negara seperti Indonesia, Pakistan, India, Malaysia, Turki, Iran dan beberapa negara Afrika.
Selain “Halalco” ada juga beberapa toko lain yang khusus menjual daging halal dan barang-barang kebutuhan lainnya, di Maryland, Virginia, Washington D.C. dan tempat-tempat lain.
Mohammad Abdul-Mateen Chida, asli India, datang ke Amerika tahun 1963 untuk sekolah teknik mesin di Universitas Minnesota dan kemudian mulai bisnis makanan halal di kota itu kecil-kecilan, yang menjadi besar. Dia pindah ke Washington D.C tahun 1970, sampai akhirnya memiliki supermarket kebutuhan makanan halal “Halalco” di Virginia Utara. Mohammad Chida senang dapat merasa turut membantu warga seagama dengan menyediakan kebutuhan mereka.
Dalam bulan Ramadan seperti sekarang ini, toko-toko itu bertambah ramai, terutama dengan para pendatang baru. Bahkan banyak pula orang Amerika dan warga negara lain yang agaknya tertarik juga.
Ternyata banyak pula restoran-restoran lain yang khusus menyajikan masakan halal. Jelas saja pasti ramai, bahkan kadang-kadang sudah ada yang antri menjelang buka puasa
Sumber : VOAnews.com/indonesian/news

Zaytuna college, perguruan tinggi Islam pertama di Amerika

Zaytuna College Ingin Cetak Cendekiawan Muslim AS


Pada musim gugur yang akan datang ini, perguruan tinggi Islam pertama di Amerika akan membuka pintu-pintu kelasnya untuk pertama kali.

Lonny Shavelson, Ade Astuti
Berkeley Minggu, 22 Agustus 2010
Foto: VOA - L. Shavelson

“Keindahan pengetahuan Islam ada pada keseimbangannya antara pikiran, hati dan jiwa."
Sebuah perguruan tinggi baru membuka pintu kelas-kelasnya musim panas ini di Berkeley, California.
Nama kampus ini Zaytuna College. Bila nama tersimak Islami, memang karena Zaytuna adalah perguruan tinggi Islam, dan merupakan yang pertama di Amerika Serikat.
Suasana Kampus
Pemandangan suasana kampus Zaytuna tak ubahnya kampus-kampus lain di California.
Suasana di kampus Zaytuna College ini tak banyak berbeda dengan kampus-kampur lain di Amerika.
Para mahasiswa hilir-mudik di halaman kampus yang bermandikan sinar matahari, bergegas menuju kelas masing-masing. Tapi, di dalam kelas, para mahasiswi duduk di sisi terpisah dengan rekan-rekan lelakinya. Para mahasiswa laki-laki kebanyakan berjenggot, dengan kepala tertutup peci. Hanya seorang mahasiswi yang terlihat rambutnya di ruang kelas ini. Yang lainnya, menutup kepala dengan jilbab sederhana.
Dosen mengajar dalam bahasa Arab. Untuk bersiap menyambut semester musim gugur, Zaytuna menyediakan kelas-kelas bahasa Arab. Apa yang saja dapat dipelajari di Zaytuna? Seperti perguruan tinggi lainnya di Amerika, mahasiswa akan mempelajari sejarah Amerika, antropologi, filosofi, sastra dan ilmu politik. Tapi, sebagian besar dari kurikulum wajib Zaytuna terdiri dari studi Islam dan kitab suci Al-Qur’an
“Kami ingin memanifestasikan Islam dalam cara pikir Amerika,” ujar Imam Zaid Shakir, pendiri dan salah satu professor di Zaytuna.
Cendekiawan Muslim Amerika
Imam Zaid Shakir, salah satu pendiri Zaytuna College.
Imam Shakir menyebut kebanyakan akademisi Islam di Amerika berasal dari negara-negara lain, seperti Pakistan, Yaman dan Mesir. Jadi, walaupun ada berjuta-juta warga Muslim di Amerika, agama Islam tetap tersimak asing di sini. Tapi, menurut Shakir, para pengajar di Zaytuna adalah orang-orang dengan latar belakang serupa dengan dirinya.
“Orang-orang yang dilatih dan dididik di sini, yang mengerti nuansa dan kompleksitas masyarakat kita. Dan mereka orang-orang yang nyaman dengan sisi Amerika mereka di satu sisi, dan sisi keislaman di sisi lain,” ujar Imam Shakir mengenai dosen-dosen di Zaytuna College.
Zaytuna mengikuti tradisi perguruan-perguruan tinggi lain di Amerika yang didirikan berdasarkan pada sebuah agama
“Harvard, Princeton dan Yale,” seorang pengamat memberi contoh. Pengamat tersebut, Dr. Michael Higgins, mempelajari hubungan antara agama dan pendidikan tinggi di Amerika. Ia mengingatkan, kelompok-kelompok agamis lah yang mendirikan universitas-universitas tersohor tersebut.
Siap Hadapi Rasa Curiga
VOA - L. Shavelson
Walaupun perguruan tinggi berbasis agama lumrah di Amerika, Higgins khawatir keberadaan Zaytuna akan mengundang kecurigaan di era pasca-11 September ini, di mana banyak persepsi akan Islam sebagai agama yang membolehkan dan bahkan mengajarkan, kekerasan dan ketidakrukunan. “Saya rasa akan banyak yang akan memandang sebuah lembaga pendidikan tinggi yang berdasarkan Islam, dengan rasa cemas,” ujar Higgins.
Tapi menurut Imam Shakir, mereka yang menentang keberadaan Zaytuna hanyalah mewakili sekelompok kecil warga Amerika. Ini, menurut Shakir, karena yang mereka tahu hanyalah sekelompok kecil komunitas Islam yang militan.
“Yang mereka lihat adalah para pembom, orang-orang gila,” ujar Shakir. “Dan, saya kira inilah mengapa Zaytuna College sangat penting. Kita ingin membuktikan diri kita, untuk membungkam para pengeritik Islam.”
Buktikan Diri
VOA - L. Shavelson
Tugas membungkam para pengeritik berada di tangan para calon mahasiswa Zaytuna.
Salah satunya adalah Dustin Craun, 30 tahun, seorang mualaf. Craun sudah mengantongi gelar Sarjana tapi merasa gelarnya dari perguruan tinggi tradisional kekurangan sesuatu yang fundamental.
“Keindahan pengetahuan Islam ada pada keseimbangannya antara pikiran, hati dan jiwa,” ujar Craun.
Shakir berdoa bagi kesuksesan para mahasiswanya yang membawa nama perguruan tinggi Islam pertama di Indonesia. Shakir berkeyakinan Islam tak akan mengakar di tanah manapun, hingga tanah tersebut melahirkan cendekiawan-cendekiawan Muslimnya sendiri. Dan inilah, menurut Shakir, mengapa ia mendirikan Zaytuna College.
Sumber : VOAnews.com/indonesian/news